Path: Top / Skripsi / Ushuluddin / 2005

Keberagaman Anak di Lokalisasi Sunan Kuning Kelurahan Kalibanteng Kulon Kecamatan Semarang Barat

Undergraduate Theses from jtptiain / 2013-05-01 09:00:29
Oleh : Noor Jannah (4199028), Fakultas Ushuluddin IAIN Walisongo Semarang
Dibuat : 2005-08-23, dengan 1 file

Keyword : Anak, Lokalisasi, Sunan Kuning
Url : http://

Pendidikan anak perlu diperhatikan. Jika orang tua bersalah dalam mendidik anak maka bahayanya tidak hanya menimpa anak itu saja tetapi akan mengenai masyarakat bahkan mungkin berpengaruh terhadap generasi berikutnya. Dosa yang terjadi pada anak yang salah asuh, akan menimpa dirinya di dunia dan di akhirat. Alangkah menderitanya mereka yang tidak beruntung dalam pendidikan itu, di dunia menderita dan di akhirat tersiksa. Karena itu pendidikan Islam memberikan bimbingan dan petunjuk kepada semua penanggung jawab dan penyelenggara pendidikan, baik dalam keluarga, sekolah dan masyarakat. Sementara itu perlu diingat, dalam kehidupan masyarakat yang semakin maju akan sulit menghindarkan anak dari informasi, film, sandiwara dan berbagai adegan yang ditayangkan lewat media elektronik maupun media cetak yang dapat merusak akhlak, agama dan perkembangan kepribadiannya. Salah satu cara yang dapat dilakukan orang tua untuk menghindarkan mereka dari hal-hal yang bersifat negatif itu adalah pendekatan orang tua terhadap anak dengan memberi komentar negatif secara langsung. Apabila hal-hal negatif tersebut terlihat, terdengar atau terbaca oleh anak, maka orang tua harus menegurnya dengan cara yang bijaksana. Di samping itu perlu ditingkatkan pemahaman anak tentang ketentuan agama, terutama yang berkenaan dengan akhlak atau perilaku, cara bicara, berpakaian dan tata cara bergaul. Sebenarnya pendidikan akhlak yang paling baik dan paling mudah adalah memberikan contoh. Orang tua memberikan contoh dalam keluarga dan guru menjadi contoh di sekolah. Begitu pula pemimpin agama, pemuka masyarakat, pemimpin setiap generasi, pemimpin setiap kelompok dan golongan, hendaknya mempunyai iman yang teguh dan akhlak terpuji, sehingga dapat menjadi contoh yang diteladani oleh anak-anak atau remaja. Dari keterangan di atas penulis tertarik untuk mengadakan penelitian terhadap keberagaman anak-anak atau remaja di lokalisasi Sunan Kuning kelurahan Kalibanteng Kulon kecamatan Semarang Barat. Adapun tujuan dari penelitian tersebut adalah untuk mengetahui pandangan Islam dan masyarakat terhadap kehidupan mucikari, mengetahui pengaruh profesi mucikari terhadap perilaku keagamaan anak, mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pembinaan akidah Islamiyah di lokalisasi tersebut serta implikasi akidah Islamiyah dalam kehidupan social. Sedangkan metode yang penulis gunakan dalam penelitian tersebut adalah populasi dan sample, pengumpulan data meliputi metode observasi, interview dengan langkah editing dan tabulating. Serta analisis data dengan memakai analisa kualitatif dengan metode deduksi dan induksi. Populasi adalah semua individu yang menjadi objek penelitian kemudian akan digeneralisasikan, dalam hal ini para mucikari yang mengelola bisnis pelayanan seksual di lokalisasi Sunan Kuning kelurahan Kalibanteng Kulon kecamatan Semarang Barat. Sedangkan sampel adalah sebagian individu yang akan diteliti, dalam hal ini adalah anak-anak mucikari yang tinggal di lokalisasi tersebut. Kemudian penulis mengumpulkan data dengan observasi terhadap objek penelitian, wawancara dengan para mucikari, tokoh agama dan anak-anak serta memberikan angket kepada responden untuk menggali data tetang sikap perilaku keagamaan responden. Dilanjutkan menganalisis data untuk memperoleh suatu kesimpulan dengan menggunakan metode deduksi dan induksi. Dari hasil penelitian diperoleh, bahwa pengaruh orang tua dan lingkungan lokalisasi Sunan Kuning kelurahan Kalibanteng Kulon kecamatan Semarang Barat terhadap anak-anak atau remaja sangat dominan. Suatu usaha untuk menyelematkan anak-anak atau remaja di lokalisasi tersebut adalah anjuran tekun menjalankan agama dan integrasi akidah Islamiyah dalam kehidupan mereka. Penyuluhan tentang bahaya seks bebas dan mendorong mereka untuk lebih optimis meraih masa depan dan bisa diterima oleh masyarakat. Sikap beragama merupakan sikap yang didambakan setiap insan. Sikap ini bukan semata-mata bawaan, tetapi bisa dibentuk dan diperoleh melalui pembinaan dan pengalaman itu. Sikap beragama anak-anak atau remaja di lokalisasi tersebut dipengaruhi oleh lingkungan, baik lingkungan keluarga mucikari, pendidikan maupun masyarakat. Pembinaan keagamaan yang dilakukan di lokalisasi Sunan Kuning kelurahan Kalibanteng Kulon kecamatan Semarang Barat tidak banyak disbanding dengan kegiatan di luar lokalisasi tersebut. Hasil pembinaan agama untuk anak-anak atau remaja belumlah maksimal. Hal ini tampak pada motivasi dalam mengikuti aktivitas spiritual yang diadakan di lingkungan lokalisasi hanya sampai pada batas pemahaman pelajaran agama belum sampai pada tingkat pengamalan.

Deskripsi Alternatif :

Pendidikan anak perlu diperhatikan. Jika orang tua bersalah dalam mendidik anak maka bahayanya tidak hanya menimpa anak itu saja tetapi akan mengenai masyarakat bahkan mungkin berpengaruh terhadap generasi berikutnya. Dosa yang terjadi pada anak yang salah asuh, akan menimpa dirinya di dunia dan di akhirat. Alangkah menderitanya mereka yang tidak beruntung dalam pendidikan itu, di dunia menderita dan di akhirat tersiksa. Karena itu pendidikan Islam memberikan bimbingan dan petunjuk kepada semua penanggung jawab dan penyelenggara pendidikan, baik dalam keluarga, sekolah dan masyarakat. Sementara itu perlu diingat, dalam kehidupan masyarakat yang semakin maju akan sulit menghindarkan anak dari informasi, film, sandiwara dan berbagai adegan yang ditayangkan lewat media elektronik maupun media cetak yang dapat merusak akhlak, agama dan perkembangan kepribadiannya. Salah satu cara yang dapat dilakukan orang tua untuk menghindarkan mereka dari hal-hal yang bersifat negatif itu adalah pendekatan orang tua terhadap anak dengan memberi komentar negatif secara langsung. Apabila hal-hal negatif tersebut terlihat, terdengar atau terbaca oleh anak, maka orang tua harus menegurnya dengan cara yang bijaksana. Di samping itu perlu ditingkatkan pemahaman anak tentang ketentuan agama, terutama yang berkenaan dengan akhlak atau perilaku, cara bicara, berpakaian dan tata cara bergaul. Sebenarnya pendidikan akhlak yang paling baik dan paling mudah adalah memberikan contoh. Orang tua memberikan contoh dalam keluarga dan guru menjadi contoh di sekolah. Begitu pula pemimpin agama, pemuka masyarakat, pemimpin setiap generasi, pemimpin setiap kelompok dan golongan, hendaknya mempunyai iman yang teguh dan akhlak terpuji, sehingga dapat menjadi contoh yang diteladani oleh anak-anak atau remaja. Dari keterangan di atas penulis tertarik untuk mengadakan penelitian terhadap keberagaman anak-anak atau remaja di lokalisasi Sunan Kuning kelurahan Kalibanteng Kulon kecamatan Semarang Barat. Adapun tujuan dari penelitian tersebut adalah untuk mengetahui pandangan Islam dan masyarakat terhadap kehidupan mucikari, mengetahui pengaruh profesi mucikari terhadap perilaku keagamaan anak, mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pembinaan akidah Islamiyah di lokalisasi tersebut serta implikasi akidah Islamiyah dalam kehidupan social. Sedangkan metode yang penulis gunakan dalam penelitian tersebut adalah populasi dan sample, pengumpulan data meliputi metode observasi, interview dengan langkah editing dan tabulating. Serta analisis data dengan memakai analisa kualitatif dengan metode deduksi dan induksi. Populasi adalah semua individu yang menjadi objek penelitian kemudian akan digeneralisasikan, dalam hal ini para mucikari yang mengelola bisnis pelayanan seksual di lokalisasi Sunan Kuning kelurahan Kalibanteng Kulon kecamatan Semarang Barat. Sedangkan sampel adalah sebagian individu yang akan diteliti, dalam hal ini adalah anak-anak mucikari yang tinggal di lokalisasi tersebut. Kemudian penulis mengumpulkan data dengan observasi terhadap objek penelitian, wawancara dengan para mucikari, tokoh agama dan anak-anak serta memberikan angket kepada responden untuk menggali data tetang sikap perilaku keagamaan responden. Dilanjutkan menganalisis data untuk memperoleh suatu kesimpulan dengan menggunakan metode deduksi dan induksi. Dari hasil penelitian diperoleh, bahwa pengaruh orang tua dan lingkungan lokalisasi Sunan Kuning kelurahan Kalibanteng Kulon kecamatan Semarang Barat terhadap anak-anak atau remaja sangat dominan. Suatu usaha untuk menyelematkan anak-anak atau remaja di lokalisasi tersebut adalah anjuran tekun menjalankan agama dan integrasi akidah Islamiyah dalam kehidupan mereka. Penyuluhan tentang bahaya seks bebas dan mendorong mereka untuk lebih optimis meraih masa depan dan bisa diterima oleh masyarakat. Sikap beragama merupakan sikap yang didambakan setiap insan. Sikap ini bukan semata-mata bawaan, tetapi bisa dibentuk dan diperoleh melalui pembinaan dan pengalaman itu. Sikap beragama anak-anak atau remaja di lokalisasi tersebut dipengaruhi oleh lingkungan, baik lingkungan keluarga mucikari, pendidikan maupun masyarakat. Pembinaan keagamaan yang dilakukan di lokalisasi Sunan Kuning kelurahan Kalibanteng Kulon kecamatan Semarang Barat tidak banyak disbanding dengan kegiatan di luar lokalisasi tersebut. Hasil pembinaan agama untuk anak-anak atau remaja belumlah maksimal. Hal ini tampak pada motivasi dalam mengikuti aktivitas spiritual yang diadakan di lingkungan lokalisasi hanya sampai pada batas pemahaman pelajaran agama belum sampai pada tingkat pengamalan.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID Publisherjtptiain
OrganisasiFakultas Ushuluddin IAIN Walisongo Semarang
Nama KontakMiswan
AlamatJl. Prof. Dr. Hamka Km. 2 Ngaliyan
KotaSemarang
DaerahJawa Tengah
NegaraIndonesia
Telepon024 7603921
Fax024 7619100
E-mail Administratormiswant@yahoo.com
E-mail CKOar_mandka@yahoo.com

Print ...

Kontributor...

  • , Diupload oleh :

Download...


tumblr analytics

(Sejak 21 Juni 2010)
View My Stats