Path: Top / Skripsi / Syariah / 2011

Analisis Terhadap Putusan Pengadilan Agama Kendal Tentang Hibah Lebih dari Sepertiga (Studi Putusan NO 11/PDT.P/2008/PA.KDL)

Undergraduate Theses from jtptiain / 2013-05-14 14:11:45
Oleh : MUH. SAEHUDIN ANWAR (0 6 2 1 1 1 0 4 9), Fakultas Syariah IAIN Walisongo
Dibuat : 2011-06-22, dengan 1 file

Keyword : Putusan; Pengadilan; Hibah

Dalam menyusun skripsi ini, peneliti menggunakan jenis penelitian kepustakaan dengan data primer, yaitu berkas Putusan Pengadilan Agama Kendal No. 11/ Pdt.P/2008/PA.Kdl, sedangkan data sekunder, yaitu literatur lainnya yang relevan dengan permasalahan yang dikaji. Teknik pengumpulan data berupa teknik dokumentasi atau studi dokumenter yaitu dengan meneliti sejumlah kepustakaan (library research). Dalam menganalisis data, peneliti menggunakan metode deskriptif analitis yakni menggambarkan dan menganalisis Dasar Penetapan Hakim Dalam Putusan No. 11/ Pdt.P/2008/PA.Kdl Terhadap Hibah Yang Lebih Dari Sepertiga. Pada dasarnya hibah tidak ada kaitannya dengan kewarisan kecuali nyata bahwa hibah itu mempengaruhi hak ahli waris, maka dalam hal ini perlu adanya pembatasan maksimal hibah tidak melebihi sepertiga. Dalam permasalahan ini bahwa alm Romdo tidak mempunyai ahli waris yang mana saudara laki-lakinya dan istri telah meninggal sehingga yang ada hanya anak angkatnya saja (pemohon) yang kemudian separuh tanah pekarangan beserta rumah di atasnya dihibahkan kepada pemohon, karena pihak Pemohon (anak angkat) semasa hidupnya telah mengabdikan dirinya kepada bapak Romdo hingga akhir hayatnya. Karena dalam permasalahan ini hibah tidak mempengaruhi hak-hak ahli waris maka hibah tersebut menurut penulis sah menurut hukum Islam. Bahwa kalau ternyata hibah itu mempengaruhi kepentingan dan hak-hak ahli waris maka perlu ada batas maksimal hibah tidak melebihi sepertiga harta seseorang. Akan tetapi bila menyangkut hak-hak ahli waris maka hibah perlu ada batasan. Hasil pembahasan menunjukkan, sebagaimana yang diatur dalam Kompilasi Hukum Islam pasal 210 bahwa Orang yang telah berumur sekurang-kurangnya 21 tahun berakal sehat tanpa adanya paksaan dapat menghibahkan sebanyak-banyaknya 1/3 (sepertiga) Kompilasi Hukum Islam memberikan batasan dalam pemberian hibah sebanyak-banyaknya 1/3 dari hartanya penghibah

Deskripsi Alternatif :

Dalam menyusun skripsi ini, peneliti menggunakan jenis penelitian kepustakaan dengan data primer, yaitu berkas Putusan Pengadilan Agama Kendal No. 11/ Pdt.P/2008/PA.Kdl, sedangkan data sekunder, yaitu literatur lainnya yang relevan dengan permasalahan yang dikaji. Teknik pengumpulan data berupa teknik dokumentasi atau studi dokumenter yaitu dengan meneliti sejumlah kepustakaan (library research). Dalam menganalisis data, peneliti menggunakan metode deskriptif analitis yakni menggambarkan dan menganalisis Dasar Penetapan Hakim Dalam Putusan No. 11/ Pdt.P/2008/PA.Kdl Terhadap Hibah Yang Lebih Dari Sepertiga. Pada dasarnya hibah tidak ada kaitannya dengan kewarisan kecuali nyata bahwa hibah itu mempengaruhi hak ahli waris, maka dalam hal ini perlu adanya pembatasan maksimal hibah tidak melebihi sepertiga. Dalam permasalahan ini bahwa alm Romdo tidak mempunyai ahli waris yang mana saudara laki-lakinya dan istri telah meninggal sehingga yang ada hanya anak angkatnya saja (pemohon) yang kemudian separuh tanah pekarangan beserta rumah di atasnya dihibahkan kepada pemohon, karena pihak Pemohon (anak angkat) semasa hidupnya telah mengabdikan dirinya kepada bapak Romdo hingga akhir hayatnya. Karena dalam permasalahan ini hibah tidak mempengaruhi hak-hak ahli waris maka hibah tersebut menurut penulis sah menurut hukum Islam. Bahwa kalau ternyata hibah itu mempengaruhi kepentingan dan hak-hak ahli waris maka perlu ada batas maksimal hibah tidak melebihi sepertiga harta seseorang. Akan tetapi bila menyangkut hak-hak ahli waris maka hibah perlu ada batasan. Hasil pembahasan menunjukkan, sebagaimana yang diatur dalam Kompilasi Hukum Islam pasal 210 bahwa Orang yang telah berumur sekurang-kurangnya 21 tahun berakal sehat tanpa adanya paksaan dapat menghibahkan sebanyak-banyaknya 1/3 (sepertiga) Kompilasi Hukum Islam memberikan batasan dalam pemberian hibah sebanyak-banyaknya 1/3 dari hartanya penghibah

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID Publisherjtptiain
OrganisasiFakultas Syariah IAIN Walisongo
Nama KontakPerpustakaan
AlamatJl. Prof. Dr. Hamka Km.2 Ngaliyan
KotaSemarang
DaerahJawa Tengah
NegaraIndonesia
Telepon024 7603921
Fax
E-mail Administratorjorang40@ymail.com
E-mail CKOjorang40@ymail.com

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Endang Rumaningsih; Nur Hidayati setyani, Diupload oleh :

Download...


tumblr analytics

(Sejak 21 Juni 2010)
View My Stats