Path: Top / Skripsi / Tarbiyah / 2012

Nilai Nilai Pendidikan Akhlak dalam Surat Al Muminun Ayat 1-11

Undergraduate Theses from jtptiain / 2013-04-25 14:06:33
Oleh : M. Rosid Karomi (053111258), Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo
Dibuat : 2011-12-16, dengan file

Keyword : Pendidikan, Akhlak, Al Muminun Ayat 1-11

Skripsi ini membahas tentang nilai-nilai pendidikan akhlak yang terkandung dalam surat Al-Muminun ayat 1-11. Kajiannya dilatarbelakangi oleh dekadensi moral yang mengiringi perjalanan hidup manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendalami (1) nilai-nilai pendidikan akhlak yang terkandung dalam surat Al-Muminun ayat 1-11, (2) menganalisis implikasi dari nilai-nilai yang terkandung dalam surat Al-Muminun ayat 1-11 tersebut kaitannya dengan pendidikan akhlak. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kajian kepustakaan (library research) yaitu mengadakan studi secara teliti literatur-literatur yang berkaitan dengan pokok permasalahan. Sumber primer dari penelitian ini adalah Al-Quranul Karim. Sedangkan sumber sekundernya menggunakan empat kitab tafsir al-quran, antara lain kitab Tafsir Al-Mishbah karangan Quraish Shihab, Tafsir Fi Dzilalil Quran karya Sayyid Qutb, Tafsir Al-Maraghi karya Mustafa al-Maraghi serta Tafsir Fahrurrazi karangan Fahruddin ar-Razi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan beberapa metode berfikir diantaranya, metode berfikir interpretatif (penafsiran data) adalah menyelami isi buku untuk dapat setepat mungkin mampu mengungkapkan arti dan makna uraian yang disajikannya. Kedua, metode berfikir reflektif (reflective thinking) yaitu sebuah cara untuk mengkombinasikan cara berfikir deduktif dan induktif. Ketiga, metode berfikir kontekstual yang juga dapat diartikan menyesuaikan dengan perkembangan situasi yang terjadi saat ini. Sedangkan metode dalam menganalisis data yang berkaitan dengan penafsiran al-quran adalah metode tafsir maudlui (tematik) dan metode tafsir tahlily. Hasil penelitian menunjukkan ada beberapa nilai-nilai pendidikan akhlak yang dapat disebutkan di sini diantaranya (1) Kekhusyuan dalam shalat merupakan bukti akhlak seorang hamba kepada tuhannya. Dalam kekhusyuan terkandung unsur kerendahan hati dan ketawadhuan. Dari dua unsur itulah nilai-nilai akhlak yang bersifat transenden ditransformasikan dalam kehidupan nyata. (2) Bersungguh-sungguh terhadap suatu urusan dengan menjauhi atau meninggalkan perbuatan-perbuatan yang tidak berguna. (3) Menyucikan jiwa dengan melatih mengeluarkan zakat. Dengan berzakat jiwa seseorang sedikit demi sedikit akan terhindar dari sifat bakhil. Sehingga dalam hal ini zakat tidak hanya berdimensi ibadah namun juga berdimensi sosial. (4) Menjaga syahwat kemaluan dari hal-hal yang dilarang agama seperti berzina dan kelainan seksual lainnya. Karena hal itu akan berdampak positif bagi seseorang namun jika dilanggar banyak sekali dampak negatif yang akan dialami seseorang. (5) Bertanggung jawab terhadap amanah yang diberikan oleh Allah maupun manusia. (6) Menepati janji terhadap sesuatu yang telah diucapkan. Menurut para mufassir nilai-nilai akhlak tersebut merupakan akhlak rasulullah yang patut diteladani. Sehingga memahami dan melakukan kajian kembali terhadap ayat-ayat di atas penting untuk menuju akhlak muslim ideal. Berdasar hasil penelitian ini diharapkan akan menjadi bahan informasi dan masukan bagi mahasiswa, tenaga pengajar, para peneliti, dan semua pihak yang membutuhkan di lingkungan IAIN Walisongo Semarang.

Deskripsi Alternatif :

Skripsi ini membahas tentang nilai-nilai pendidikan akhlak yang terkandung dalam surat Al-Muminun ayat 1-11. Kajiannya dilatarbelakangi oleh dekadensi moral yang mengiringi perjalanan hidup manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendalami (1) nilai-nilai pendidikan akhlak yang terkandung dalam surat Al-Muminun ayat 1-11, (2) menganalisis implikasi dari nilai-nilai yang terkandung dalam surat Al-Muminun ayat 1-11 tersebut kaitannya dengan pendidikan akhlak. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kajian kepustakaan (library research) yaitu mengadakan studi secara teliti literatur-literatur yang berkaitan dengan pokok permasalahan. Sumber primer dari penelitian ini adalah Al-Quranul Karim. Sedangkan sumber sekundernya menggunakan empat kitab tafsir al-quran, antara lain kitab Tafsir Al-Mishbah karangan Quraish Shihab, Tafsir Fi Dzilalil Quran karya Sayyid Qutb, Tafsir Al-Maraghi karya Mustafa al-Maraghi serta Tafsir Fahrurrazi karangan Fahruddin ar-Razi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan beberapa metode berfikir diantaranya, metode berfikir interpretatif (penafsiran data) adalah menyelami isi buku untuk dapat setepat mungkin mampu mengungkapkan arti dan makna uraian yang disajikannya. Kedua, metode berfikir reflektif (reflective thinking) yaitu sebuah cara untuk mengkombinasikan cara berfikir deduktif dan induktif. Ketiga, metode berfikir kontekstual yang juga dapat diartikan menyesuaikan dengan perkembangan situasi yang terjadi saat ini. Sedangkan metode dalam menganalisis data yang berkaitan dengan penafsiran al-quran adalah metode tafsir maudlui (tematik) dan metode tafsir tahlily. Hasil penelitian menunjukkan ada beberapa nilai-nilai pendidikan akhlak yang dapat disebutkan di sini diantaranya (1) Kekhusyuan dalam shalat merupakan bukti akhlak seorang hamba kepada tuhannya. Dalam kekhusyuan terkandung unsur kerendahan hati dan ketawadhuan. Dari dua unsur itulah nilai-nilai akhlak yang bersifat transenden ditransformasikan dalam kehidupan nyata. (2) Bersungguh-sungguh terhadap suatu urusan dengan menjauhi atau meninggalkan perbuatan-perbuatan yang tidak berguna. (3) Menyucikan jiwa dengan melatih mengeluarkan zakat. Dengan berzakat jiwa seseorang sedikit demi sedikit akan terhindar dari sifat bakhil. Sehingga dalam hal ini zakat tidak hanya berdimensi ibadah namun juga berdimensi sosial. (4) Menjaga syahwat kemaluan dari hal-hal yang dilarang agama seperti berzina dan kelainan seksual lainnya. Karena hal itu akan berdampak positif bagi seseorang namun jika dilanggar banyak sekali dampak negatif yang akan dialami seseorang. (5) Bertanggung jawab terhadap amanah yang diberikan oleh Allah maupun manusia. (6) Menepati janji terhadap sesuatu yang telah diucapkan. Menurut para mufassir nilai-nilai akhlak tersebut merupakan akhlak rasulullah yang patut diteladani. Sehingga memahami dan melakukan kajian kembali terhadap ayat-ayat di atas penting untuk menuju akhlak muslim ideal. Berdasar hasil penelitian ini diharapkan akan menjadi bahan informasi dan masukan bagi mahasiswa, tenaga pengajar, para peneliti, dan semua pihak yang membutuhkan di lingkungan IAIN Walisongo Semarang.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID Publisherjtptiain
OrganisasiF
Nama KontakPerpustakaan
AlamatJl. Prof. Dr. Hamka Km.2 Ngaliyan
KotaSemarang
DaerahJawa Tengah
NegaraIndonesia
Telepon024 7603921
Fax
E-mail Administratorjorang40@ymail.com
E-mail CKOjorang40@ymail.com

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Ikhrom, Ahwan Fanani, Diupload oleh :

Download...


tumblr analytics

(Sejak 21 Juni 2010)
View My Stats