Path: Top / Skripsi / Syariah / 2008

Akad Nikah Dengan Bantuan Video Conference Lewat Jaringan Voice Over Internet Protocol (Voip)

Undergraduate Theses from JTPTIAIN / 2012-10-30 08:05:48
Oleh : Kisbiyah (2101047), Fakultas Syariah IAIN Walisongo
Dibuat : 2008-01-23, dengan 0 file

Keyword : Akad Nikah, Video Conference, Voice Over Internet Protocol (Voip)

Berbicara tentang masalah pernikahan salah satu rukun nikah yang harus dipenuhi adalah ijab qabul, atau yang sering dikenal dengan sebutan akad nikah. Dalam proses akad nikah juga ada syarat dan rukun yang harus dipenuhi seperti adanya wali, calon suami, calon isteri, sighat, saksi. Persoalan yang muncul dari salah satu syarat akad nikah adalah tentang akad dalam satu majelis. Berkaitan dengan perkembangan teknologi yang semakin maju maka permasalahan-permasalahan dengan rukun nikah yang berupa ijab qabul yang di lakukan dengan syarat satu majlis pun mengalami atau menemukan permasalahan khususnya bila di kaitkan dengan alat bantu video conference melalui jaringan Voice Over Internet Protocol yang digunakan dalam perkawinan dalam mengucapkan ijab dan qobul

Perumusan masalah dari penelitian ini adalah bagaimana proses pelaksanaan akad nikah voice over internet protocol (VoIP) dan bagaimana tinjauan hukum islam tentang nikah dengan voice over internet protocol (VoIP).

Adapun metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research), sedangkan dalam menganalisis data dari penulisan ini penulis menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Setelah penulis memperoleh data, data tersebut dikumpulkan kemudian disusun, dijelaskan dan dianalisis.

Proses pelaksanaan akad nikah melalui video conference dengan alat bantu voice over internet protocol, merupakan proses yang dilakukan untuk mempermudah seseorang untuk melangsungkan pernikahan jarak jauh. Apabila calon pengantin pria dengan calon pengantin wanita berada dalam jarak yang sangat jauh, sementara salah satu pihak tidak bisa hadir langsung dalam acara tersebut karena suatu hal, maka pernikahan melalui internet protocol menjadi alternatif.

Berdasarkan penelitian terhadap akad nikah melalui video conference dengan alat bantu voice over internet protocol dapat dikatakan sah, apabila semua rukun pernikahan terpenuhi walaupun syarat dari ijab qabul yang harus di laksanakan dalam satu majlis tidak terpenuhi seperti harus berkumpulnya individu secara fisik dan semua pihak yang terlibat harus dalam satu tempat dan waktu yang bersamaan namun, syarat yang lain terpenuhi yaitu pengantin pria dapat langsung mengucapkan qabul setelah di ucapkannya ijab. Menurut Abd al-Rahman al-Jazairi makna "satu majlis" adalah keterlibatan langsung antara wali atau pun yang mewakilinya dan calon suami atau yang mewakilinya, dalam pelaksanaan ijab-qabul beberapa ulama mensyaratkan juga hadirnya dua orang saksi, keterlibatan langsung disini berarti adanya ikut serta kedua belah pihak dalam melangsungkan sighat ijab-qabul, yang dipentingkan disini adalah bukan bersatunya individu secara fisik. Dengan demikian, jaringan internet atau sarana telekomunikasi lainnya bisa dikategorikan sebagai "satu majlis" jika komunikasi yang berlangsung masih dalam konteks yang sama. Dalam hal ini, konteksnya adalah akad ijab dan qabul yang disampaikan, ketidakhadiran fisik calon suami tidak lagi menjadi rintangan sahnya perkawinan.

Deskripsi Alternatif :

Berbicara tentang masalah pernikahan salah satu rukun nikah yang harus dipenuhi adalah ijab qabul, atau yang sering dikenal dengan sebutan akad nikah. Dalam proses akad nikah juga ada syarat dan rukun yang harus dipenuhi seperti adanya wali, calon suami, calon isteri, sighat, saksi. Persoalan yang muncul dari salah satu syarat akad nikah adalah tentang akad dalam satu majelis. Berkaitan dengan perkembangan teknologi yang semakin maju maka permasalahan-permasalahan dengan rukun nikah yang berupa ijab qabul yang di lakukan dengan syarat satu majlis pun mengalami atau menemukan permasalahan khususnya bila di kaitkan dengan alat bantu video conference melalui jaringan Voice Over Internet Protocol yang digunakan dalam perkawinan dalam mengucapkan ijab dan qobul

Perumusan masalah dari penelitian ini adalah bagaimana proses pelaksanaan akad nikah voice over internet protocol (VoIP) dan bagaimana tinjauan hukum islam tentang nikah dengan voice over internet protocol (VoIP).

Adapun metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research), sedangkan dalam menganalisis data dari penulisan ini penulis menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Setelah penulis memperoleh data, data tersebut dikumpulkan kemudian disusun, dijelaskan dan dianalisis.

Proses pelaksanaan akad nikah melalui video conference dengan alat bantu voice over internet protocol, merupakan proses yang dilakukan untuk mempermudah seseorang untuk melangsungkan pernikahan jarak jauh. Apabila calon pengantin pria dengan calon pengantin wanita berada dalam jarak yang sangat jauh, sementara salah satu pihak tidak bisa hadir langsung dalam acara tersebut karena suatu hal, maka pernikahan melalui internet protocol menjadi alternatif.

Berdasarkan penelitian terhadap akad nikah melalui video conference dengan alat bantu voice over internet protocol dapat dikatakan sah, apabila semua rukun pernikahan terpenuhi walaupun syarat dari ijab qabul yang harus di laksanakan dalam satu majlis tidak terpenuhi seperti harus berkumpulnya individu secara fisik dan semua pihak yang terlibat harus dalam satu tempat dan waktu yang bersamaan namun, syarat yang lain terpenuhi yaitu pengantin pria dapat langsung mengucapkan qabul setelah di ucapkannya ijab. Menurut Abd al-Rahman al-Jazairi makna "satu majlis" adalah keterlibatan langsung antara wali atau pun yang mewakilinya dan calon suami atau yang mewakilinya, dalam pelaksanaan ijab-qabul beberapa ulama mensyaratkan juga hadirnya dua orang saksi, keterlibatan langsung disini berarti adanya ikut serta kedua belah pihak dalam melangsungkan sighat ijab-qabul, yang dipentingkan disini adalah bukan bersatunya individu secara fisik. Dengan demikian, jaringan internet atau sarana telekomunikasi lainnya bisa dikategorikan sebagai "satu majlis" jika komunikasi yang berlangsung masih dalam konteks yang sama. Dalam hal ini, konteksnya adalah akad ijab dan qabul yang disampaikan, ketidakhadiran fisik calon suami tidak lagi menjadi rintangan sahnya perkawinan.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJTPTIAIN
OrganisasiFakultas Syariah IAIN Walisongo
Nama KontakMiswan
AlamatJl. Prof. Dr. Hamka Km. 2 Ngaliyan
KotaSemarang
DaerahJawa Tengah
NegaraIndonesia
Telepon024 7603921
Fax024 7619100
E-mail Administratormiswant@yahoo.com
E-mail CKOar_mandka@yahoo.com

Print ...

Kontributor...

  • Muhammad Saifullah,M.Ag,, Diupload oleh : toni27_jrs@yahoo.com@jtptiain

Download...


tumblr analytics

(Sejak 21 Juni 2010)
View My Stats