Path: Top / Skripsi / Syariah / 2010

Konsep adil dalam poligami (studi analisis pemikiran m. Quraish shihab)

Undergraduate Theses from jtptiain / 2013-05-16 09:43:51
Oleh : ATTAN NAVARON (0 3 2 1 1 1 0 0 1), Fakultas Syariah IAIN Walisongo
Dibuat : 2010-06-30, dengan file

Keyword : Poligami, konsep adil, m. Quraish shihab, studi analisis pemikiran

Poligami merupakan salah satu persoalan kontroversial yang perdebatannya melahirkan berbagai pendapat, terutama pada konsep keadilan sebagai syarat utama dalam poligami. Sebagian ulama memaknai keadilan poligami hanya dalam aspek materi saja, namun ada juga yang memaknai keadilan poligami mencakup keadilan materi dan immateri (cinta dan kasih sayang). M.Quraish Shihab adalah salah satu tokoh yang menitikberatkan keadilan sebagai sebuah syarat yang harus dipenuhi ketika seorang suami hendak melakukan poligami. Dari pendapat tersebut dapat diketahui bahwa M. Quraish Shihab bukan termasuk pada golongan yang menentang poligami, akan tetapi membolehkannya dengan catatan-catatan khusus diantaranya asas keadilan. Lalu, bagaimanakah keadilan yang dimaksud M. Quraish Shihab? Apakah asas keadilan dalam poligami yang ia maksud hanya menyangkut aspek materi atau juga immateri? Bagaimana metodologi M. Quraish Shihab dalam konsep adil poligami? Skripsi ini merupakan jenis penelitian library research, dengan metode analisis deskriptif analitik. Kerja dari metode deskriptif analitik adalah menganalisis data yang diteliti dengan memaparkan data-data tersebut kemudian diperoleh kesimpulan. Metode deskriptif analitik ini akan penulis gunakan untuk melakukan pelacakan dan analisa terhadap kerangka metodologis pemikiran M. Quraish Shihab tentang keadilan dalam poligami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep keadilan yang ditekankan M. Quraish Shihab dalam poligami sesuai dengan prinsip Islam yang sangat mengutamakan keadilan. Gagasannya tentang keadilan poligami yang menyangkut keadilan terhadap anak yatim ini merupakan pemikiran yang progresif karena selama ini kebanyakan para pelaku poligami hanya menitikberatkan keadilan mereka kepada istri-istri yang dipoligami. Penyempitan makna keadilan yang hanya dipahami sebagai keadilan dalam memperlakukan istri-istri menjadi persoalan yang dijawab oleh M. Quraish Shihab yang menyatakan bahwa keadilan poligami juga menyangkut keadilan terhadap anak yatim. Pemikiran ini dihasilkan dari metode tafsir maudhuiy dalam menafsirkan ayat-ayat Al-an, yang diantara tahap-tahapnya adalah melakukan munasabah (pengkorelasian ayat-ayat sebelumnya dengan ayat yang sedang dikaji) serta melihat asbabunnuzul surat An- ayat 3 yaitu banyaknya janda-janda dan anak yatim setelah terjadinya perang Uhud. Selain keadilan menyangkut anak yatim, keadilan poligami menurut M. Qurasish Shihab adalah adil dalam bidang bidang materi saja, bukan termasuk dalam bidang immaterial (kasih sayang). Pendapat ini menurut penulis adalah pendapat yang setengah-setengah karena perintah penegakan keadilan yang termaktub di dalam Alqur-an adalah keadilan yang hakiki. Islam memerintahkan berbuat adil dan ihsan, yaitu adil yang berkemanusiaan, adil yang berkualitas paling baik. Adil disejajarkan dengan ihsan yang merupakan kualitas kebaikan paling sempurna. Penegakan keadilan ini tidak terkecuali pada poligami.

Deskripsi Alternatif :

Poligami merupakan salah satu persoalan kontroversial yang perdebatannya melahirkan berbagai pendapat, terutama pada konsep keadilan sebagai syarat utama dalam poligami. Sebagian ulama memaknai keadilan poligami hanya dalam aspek materi saja, namun ada juga yang memaknai keadilan poligami mencakup keadilan materi dan immateri (cinta dan kasih sayang). M.Quraish Shihab adalah salah satu tokoh yang menitikberatkan keadilan sebagai sebuah syarat yang harus dipenuhi ketika seorang suami hendak melakukan poligami. Dari pendapat tersebut dapat diketahui bahwa M. Quraish Shihab bukan termasuk pada golongan yang menentang poligami, akan tetapi membolehkannya dengan catatan-catatan khusus diantaranya asas keadilan. Lalu, bagaimanakah keadilan yang dimaksud M. Quraish Shihab? Apakah asas keadilan dalam poligami yang ia maksud hanya menyangkut aspek materi atau juga immateri? Bagaimana metodologi M. Quraish Shihab dalam konsep adil poligami? Skripsi ini merupakan jenis penelitian library research, dengan metode analisis deskriptif analitik. Kerja dari metode deskriptif analitik adalah menganalisis data yang diteliti dengan memaparkan data-data tersebut kemudian diperoleh kesimpulan. Metode deskriptif analitik ini akan penulis gunakan untuk melakukan pelacakan dan analisa terhadap kerangka metodologis pemikiran M. Quraish Shihab tentang keadilan dalam poligami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep keadilan yang ditekankan M. Quraish Shihab dalam poligami sesuai dengan prinsip Islam yang sangat mengutamakan keadilan. Gagasannya tentang keadilan poligami yang menyangkut keadilan terhadap anak yatim ini merupakan pemikiran yang progresif karena selama ini kebanyakan para pelaku poligami hanya menitikberatkan keadilan mereka kepada istri-istri yang dipoligami. Penyempitan makna keadilan yang hanya dipahami sebagai keadilan dalam memperlakukan istri-istri menjadi persoalan yang dijawab oleh M. Quraish Shihab yang menyatakan bahwa keadilan poligami juga menyangkut keadilan terhadap anak yatim. Pemikiran ini dihasilkan dari metode tafsir maudhuiy dalam menafsirkan ayat-ayat Al-an, yang diantara tahap-tahapnya adalah melakukan munasabah (pengkorelasian ayat-ayat sebelumnya dengan ayat yang sedang dikaji) serta melihat asbabunnuzul surat An- ayat 3 yaitu banyaknya janda-janda dan anak yatim setelah terjadinya perang Uhud. Selain keadilan menyangkut anak yatim, keadilan poligami menurut M. Qurasish Shihab adalah adil dalam bidang bidang materi saja, bukan termasuk dalam bidang immaterial (kasih sayang). Pendapat ini menurut penulis adalah pendapat yang setengah-setengah karena perintah penegakan keadilan yang termaktub di dalam Alqur-an adalah keadilan yang hakiki. Islam memerintahkan berbuat adil dan ihsan, yaitu adil yang berkemanusiaan, adil yang berkualitas paling baik. Adil disejajarkan dengan ihsan yang merupakan kualitas kebaikan paling sempurna. Penegakan keadilan ini tidak terkecuali pada poligami.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID Publisherjtptiain
OrganisasiF
Nama KontakMiswan
AlamatJl. Prof. Dr. Hamka Km. 2 Ngaliyan
KotaSemarang
DaerahJawa Tengah
NegaraIndonesia
Telepon024 7603921
Fax024 7619100
E-mail Administratormiswant@yahoo.com
E-mail CKOar_mandka@yahoo.com

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Musahadi, Diupload oleh :

Download...


tumblr analytics

(Sejak 21 Juni 2010)
View My Stats